Headlines News :
Home » » Pemkot Jakpus dan Warga Johar Deklarasikan Damai Anti Tawuran

Pemkot Jakpus dan Warga Johar Deklarasikan Damai Anti Tawuran


Warga Johar Baru lakukan kerja bakti.
Jakarta, Metrolima.com - Untuk mengantisipasi terjadinya tawuran di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama warga dan instansi lain mengadakan acara bersama untuk mewujudkan masyarakat Johar Baru yang damai.

Dalam acara bertemakan 'Satukan Hati, Kuatkan Silahturahmi,Wujudkan Kebersamaan', diramaikan dengan kegiatan senam bersama, kerja bakti, pendayagunaan usaha masyarakat, hiburan musik dan penandatangan deklarasi damai.

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangare Pardede mengatakan, pemilihan kegiatan tersebut sebagai upaya penyelesaian tawuran di Johar Baru dengan cara lain. Sebab, selama ini cara keras dan tegas pihak kepolisian belum mampu menyelesaikan tawuran di wilayah tersebut.

"Karena damai itu tidak bisa dipaksakan, dengan membuat acara bersama di 4 kelurahan Johar Baru akan lebih mendekatkan pada persoalannya," kata Mangare di Jalan Baladewa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (6/9).

Selain itu, Mangare menyebutkan pihak Suku Dinas (Sudin) Pemkot Jakarta Pusat akan memberikan penyuluhan kepada anak-anak muda agar tawuran tak terulang kembali.

"Saluran untuk anak muda, nanti suku dinas buat program dapat teralihkan tak akan tawuran lagi. Sudin akan memberikan kursus di Balai Kerja, ada juga peran Sudin perindustrian dan Pariwisata. Serta acara bersama berbentuk diskusi," kata dia.

Meskipun begitu, pihak Pemkot akan bersikap tegas apabila tawuran terulang kembali dengan melakukan penangkapan kepada pembuat onar tersebut.

"Kita akan ungkap sampai selesai, provokator dan oknumnya langsung ditangkap. Bahwa penjagaan akan semakin diperketat," tegasnya.

Pantauan merdeka.com, acara tersebut dihadiri Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Roma Hutajalu, Kepala Dandim Jakarta Pusat Letkol Inf Martin Susilo Martono Turip dan sejumlah pejabat dari instansi tersebut. Adapula kedatangan dari dinas sosial yang bekerja membersihkan wilayah sepanjang wilayah Jalan Baladewa, Jakarta Pusat.

Mangare menambahkan, Pemkot Jakarta Pusat akan bekerja sama dengan Polres Jakarta Pusat dalam melakukan penjagaan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Salah satunya dengan memasang kamera pengintai atau CCTV di sejumlah titik wilayah Johar Baru.

"Kita akan bangun 17 CCTV di sejumlah titik untuk memantau pergerakan. Pemantauan akan dilakukan pihak kecamatan dan kelurahan," kata Mangara di Jakarta, Minggu (6/9).

Mangare mengungkapkan penggunaan kamera pengintai diperlukan untuk mengungkap jaringan dan oknum pembuat onar di daerah tersebut. Sebab, ia menganggap tawuran tersebut diatur untuk menutupi problem lain.

"Saya dengar, saat ramai tawuran ada yang mengedarkan narkoba ke daerah tersebut. Maka diperlukan CCTV untuk membuktikannya. Terlebih saat tawuran keberadaan petasan mahal dipertanyakan, ini orang besar yang main," terangnya.

Adapula, pihak kepolisian Jakarta Pusat juga melakukan pemantauan dan penjagaan ketat di Johar Baru. Kepolisian melakukan penjagaan selama 24 jam dengan berkeliling di sejumlah titik rawan tawuran.

"Kita melakukan penjagaan setiap hari dari 60 sampai 100 personel. Untuk sekarang tawuran sudah tidak ada," terangnya.

Adanya perhatian Pemkot dan penjagaan kepolisian Jakarta Pusat sangat dirasakan warga Johar Baru dengan tidak adanya tawuran pada beberapa minggu ini.

"Semenjak itu, sudah 2 minggu tak ada tawuran. Bentuk kerja sama yang baik antara kepolisian, TNI, RT, RW dan kelurahan sehingga dapat menciduk pelaku tawuran," jelas Warga Johar Baru.(Mrdk/Fer/Rd/Jat)
Share this article :

<<< Mari Bergabung Bersama Kami >>>

*** Telah Terbit Edisi 146 Tahun Ke-10 ***

*** Telah Terbit Edisi 146 Tahun Ke-10 ***
DAPATKAN SECARA BERLANGGANAN : Tabloid Dwi-mingguan : MEDIA CETAK DAN ONLINE : Berita Lengkap, Isi dan Tampilan Baru : Wisata, Kuliner, Info Kesehatan dan Kecantikan, Keluarga, Kisah Nyata, Misteri, Zodiak, Selebrita Dll.

BERITA POPULAR

 
Copyright © 2015. tabloidmetrolima - All Rights Reserved