![]() |
| SMK Mahardika Depok Brosur |
Depok, Metrolima.com -
Sekolah Menengah Kejuruan Broadcast Mahardhika
menolak pelonco peserta didik baru di
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hal ini ditegaskan Pembina MPLS,
Herlin Agustina S.Pd, di SMK Broadcast Mahardhika Jalan KH. M. Usman, Beji,
Depok, rabu (29 Juli 2015). Menurut Herlin, tidak ada pelonco di SMK Mahardhika.
Surat edaran dari Dinas Pendidikan kota
Depok melarang sekolah mengadakan peloncoan.
“Di
SMK Mahardhika tidak ada pelonco bagi siswa. Hanya pengenalan sekolah saja, dan
tata karma, “katanya.
Peraturan
dinas pendidikan kota Depok tentang pedoman pelaksanaan masa pengenalan
lingkungan sekolah peserta didik baru tahun pelajaran 2015/2016, menjelaskan, MPLS
bertujuan untuk memberikan kesan positif dan menyenangkan kepada peserta didik
baru tentang lingkungan sekolahnya. Selain itu
dalam pelaksanaan, MPLS harus
bersifat edukatif tidak mengarah kepada tindakan kekerasan, tindakan destruktif
dan/atau kegiatan lain yang merugikan peserta didik baru secara fisik maupun psikologi.
Sumber
peraturan itu, juga menyebutkan, jika pelaksanaan kegiatan MPLS dilaksanakan
dengan menyajikan materi berupa, visi dan misi sekolah, pengenalan terhadap
program dan cara belajar, pengenalan tata tertib sekolah, pengenalan terhadap
keselamatan dan tertib lalu lintas, pengenalan kegiatan pengembangan diri dan
ekstrakurikuler, pengenalan lingkungan sekolah dan materi lain yang relevan
dengan kebutuhan sekolah.
“ Kami dari pihak sekolah
dan osis, menghindari kontak fisik dengan para peserta didik baru. Hanya
pengenalan sekolah dan kebiasaannya saja yang kami perkenalkan di MPLS ini,
“ujar Herlin menambahkan.
Butir
lainnya, menjelaskan, apabila anggaran kegiatan MPLS dibebankan kepada anggaran
pendapatan dan belanja sekolah (APBS), dan kepala sekolah bertanggungjawab
terhadap pelaksanaan MPLS di sekolah.
“ Kegiatan MPLS ini
sepenuhnya tanggung jawab sekolah, dan tidak ada pungutan sedikit pun biaya
atau anggaran yang dibebankan kepada peserta didik baru, “ujarnya.
Peserta
didik baru juga diperkenalkan untuk menampilkan kebolehannya di bidang
kesenian, seperti lomba baca puisi, cipta puisi, menyanyi, dan menari. Selain
itu mereka juga mendapatkan materi tentang tata krama terhadap kakak kelas,
guru, dan lingkungan sekolah.
“Kegiatan
ini berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Juli 2015. Kegiatan dimulai
dari pukul 07.30 sampai 14.30, “kata Herlin. Sedangkan untuk kegiatan
penutup, peserta didik baru
diperkenalkan dengan materi broadcasting atau pembuatan video clips
broadcasting.
“Acara
masa pengenalan lingkungan sekolah, kami tutup dengan malam inagurasi, “ujar Herlin.
Sementara,
Ketua Osis SMK Broadcast Mahardhika, Adhelia Putri, mengharapkan kegiatan MPLS
ini, dapat memberi motivasi yang tinggi bagi peserta didik baru,
dan semoga mereka dapat kreatif,
inovatif dan mampu berkarya dengan baik.
“
Semoga tidak kalah dengan kakak kelas, “katanya. Kegiatan MPLS diikuti sebanyak 45 peserta didik baru. (RadM)
