![]() |
| Penyerahan Tongkat Kepemimpinan |
Jaksel, Metrolima.com
- Pentingnya mengingat kematian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI
Jakarta Saefullah dalam acara Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI, Kota
Administrasi Jakarta Selatan, Masa Bhakti 2015 - 2020 di Ruang Pola Kantor Walikota
Jakarta Selatan, Rabu (5/8).
Para anggota
Korpri yang merupakan pejabat dan PNS di lingkungan Pemda DKI Jakarta.
![]() |
| Penandatanganan Pengukuhan |
“ Kalo ada anggota yang meninggal saya minta di
buatkan SOP, yang menghadiri siapa-siapa, mengantar dari rumah duka dan di
lepas sampai tempat peristirahan terakhir,”
“ Jadi dari
hal- hal kecil ini harus dibangun korps, tugas Sekretaris Korpri dan Seko yang
selama ini menghilang,” katanya saat Pengukuhan Pengurus KORPRI Kota
Administrasi Jakarta Selatan periode 2015-2020, Rabu (5/8).
![]() |
| Sambutan Sekda DKI Jakarta Saefullah |
Menurut
Saefullah mengingat kematian akan membuat diri kita, para anggota Korpri sadar.
Dimana pada hakekatnya Korpri adalah pelayan masyarakat.
"Kita harus memberikan servis terbaik kepada
masyarakat," ujarnya.
Selain itu
korps Dewan pengurus Korpri bisa memberikan perhatian kepada keluarga.
![]() |
| Jajarann Pimpinan dan Pengurus Korpri baru |
"Mungkin ada yang sakit atau yang meninggal
dunia juga kelahiran dan ulang tahun juga bisa diperhatikan dalam kerangka
kekeluargaan," ucapnya.
Ditambahkan
lagi, jika ada anggota Korpri yang tersandung persoalan hukum maka Korpri harus
bisa melakukan pendampingan.
"Hanya saja jika terjerat persoalan hukum
kita tidak bisa membantu, tapi pendampingan hukum. Saya minta anggota Korpri
bekerja propesional, jangan berpikir negatip untuk korupsi, " tegas
Saefullah.(To/Geng/Jat)



