![]() |
| Presiden Jokowi menuju lokasi groundbreaking |
Kab.Bandung
Barat, tabloidmetrolima.com - Proyek pembangunan kereta cepat
koridor Jakarta-Bandung resmi dimulai. Proyek
nasional itu ditandai dengan ditekannya tombol peresmian oleh Presiden Joko
Widodo (Jokowi) di kawasan kebun teh Madalawangi Maswati, Kabupaten Bandung
Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1) siang.
Usai
peresmian, Jokowi yang didampingi sejumlah menteri kabinet kerja dan sejumlah
kepala daerah tingkat I dan II dari DKI Jakarta dan Jawa Barat, terjun langsung
ke lokasi pengerjaan yang akan diproyeksikan sebagai salah satu stasiun kereta
cepat.
Di
sana Jokowi menandatangani prasasti. Jarak tempat peresmian dengan lokasi
pengerjaan proyek hanya sekitar 50 meter.
Tidak
mudah mendatangi lokasi pertama pembangunan kereta cepat itu. Jokowi dan
pejabat lainnya harus melewati lumpur yang becek. Dengan peralatan lengkap
seperti sepatu bot, rompi hijau dan helm, Jokowi turun melihat dimulainya
pembangunan transportasi modern tersebut.
Usai
menandatangani prasasti, Jokowi dan rombongan melihat ekskavator yang bergerak
melakukan proses pemerataan tanah.
"Ya
dengan ditandatanganinya prasasti oleh Presiden Joko Widodo, dimulainya juga
pembangunan kereta cepat koridor Jakarta-Bandung," terang pembawa acara
melalui pengeras suara.
Jokowi
berharap dengan hadirnya kereta cepat, warga Indonesia khususnya Jakarta dan Bandung
mulai beralih lagi ke transportasi massal.
"Kota-kota,
bukan hanya Jakarta, Bandung tapi kota lain sudah macet. Jawabannya adalah
transportasi masal. Makanya ini diputuskan karena ingin transportasi
baik," ujar Jokowi.(mrdk/asw/cob/agus)
Basuki sambut baik
Gubernur DKI Jakarta
yang turut hadir dalam groundbreaking pembangunan kereta cepat ini
mengungkapkan, "Ya, kita sambut baik, keberadaan kereta cepat bisa meningkatkan
pertumbuhan ekonomi, Tidak hanya Jakarta dan Bandung saja tapi juga negara.
Jika ke depan
proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sukses, diharapkan jalurnya bisa
lebih panjang. "Ini juga satu tes yang baik, kalau ini semua lancar kan
nanti dilanjutkan ke Jakarta-Surabaya," tuturnya.
Kereta cepat,
Ahok berujar, merupakan sebuah tanda masuknya era baru di bidang transportasi.
"Ini keuntungan. Yang pasti di seluruh dunia kalau pingin punya
transportasi yang murah logistik itu adalah kereta api," kata dia. (tmpo/putra/anang)
Aher puji Kepala daerah yang percepat Perijinan
KA
Gubernur Jawa
Barat (Jabar), Ahmad Heryawan mengapresiasi kinerja kepala daerah di 5
kabupaten dan 3 kota di Jabar dalam memproses perizinan kerta api (KA) cepat
Jakarta-Bandung, sehingga bisa dengan cepat selesai.
"Terima
kasih, segala proses perizinan. Ini perizinan tercepat sepanjang Indonesia
merdeka," ujar Heryawan yang akrab disapa Aher saat memberikan sambutan di
acara Ground breaking Kereta Api Cepat, Jakarta-Bandung, di Ciwalini Kabupaten
Bandung Barat, Kamis (21/1).
Aher,
mencontohkan untuk memproses izin pinjam pakai hutan saja, prosesnya hanya 3
hari sudah selesai. Sehingga, pembangunan bisa lancar.
"Kami
mendorong BUMD provinsi dan kabupaten/kota untuk terlibat dalam
percepatan pembangunan KA cepat ini," katanya.(rol/arie/bayu/anang)
Ridwan Kamil Puji Jokowi
Dia
mengapresiasi Presiden Jokowi yang sangat cepat membenahi infrastruktur di
Indonesia salah satunya transportasi. Itu menunjukkan kerja cepat pemerintah,
seperti yang diinginkan presiden.
"Pak Jokowi
bilang kerja harus cepat, tanggal 21 harus groundbreaking semua perizinan harus
beres sesuai aturan. Alhamdulillah semua izin sudah keluar," ujarnya.
"Ini
menunjukkan di zaman Pak Jokowi pekerjaan infrastruktur diputuskan dan
dilaksanakan dengan baik dan cepat," imbuhnya menambahkan. (mrdk/asw/cob/anang)
