Headlines News :
Home » , » Pemkab Banyumas Tak Akui Keberadaan Gafatar

Pemkab Banyumas Tak Akui Keberadaan Gafatar

Drs. Setia Rahendra,MSi                 
Purwokerto, Metro Lima News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas tidak mengakui keberadaan Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Pasalnya ormas yang disebut-sebut terkait dengan menghilangnya beberapa orang di sejumlah daerah itu tidak memiliki legalitas seperti yang tertuang dalam UU No. 17 Tahun 2003.


Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Banyumas, Drs Setia Rahendra, MSi kepada Metro Lima News menjelaskan, sejak 31 Desember 2015 lalu, Gafatar sudah tidak terdaftar sebagai ormas. Gafatar sempat terdaftar di Kantor Kesbangpol dari bulan April hingga 31 Desember 2015.

Terhitung sejak tanggal 31 Desember 2015, Kantor Kesbangpol sudah tidak lagi menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk Ormas Gafatar. Ormas itu terdaftar di Banyumas sejak April 2015 lalu,” jelas Setia Rahendra.

Sekedar diketahui, Jajaran Polsek Sokaraja memeriksa sekretariat Gafatar di Desa Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja awal Januari 2016 ini. Namun, saat didatangi, bangunan berbentuk rumah toko (ruko) itu telah dalam keadaan kosong ditinggalkan penghuninya.

Ditambahkan, Kesbangpol Banyumas juga terus kontinyu melakukan pemantauan dan pengawasan terkait munculnya gerakan ISIS yang akhir-akhir ini mengemparkan dunia, termasuk Indonesia. (tris)
Share this article :

<<< Mari Bergabung Bersama Kami >>>

*** Telah Terbit Edisi 146 Tahun Ke-10 ***

*** Telah Terbit Edisi 146 Tahun Ke-10 ***
DAPATKAN SECARA BERLANGGANAN : Tabloid Dwi-mingguan : MEDIA CETAK DAN ONLINE : Berita Lengkap, Isi dan Tampilan Baru : Wisata, Kuliner, Info Kesehatan dan Kecantikan, Keluarga, Kisah Nyata, Misteri, Zodiak, Selebrita Dll.

BERITA POPULAR

 
Copyright © 2015. tabloidmetrolima - All Rights Reserved