![]() |
| Ilustrasi motoGP |
Seputar Olahraga, Metrolima.com - Sirkuit Sentul jadi kandidat utama terkait recana
Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2017. Menpora Imam Nahrawi menyebut kans
Sentul memang besar, namun dia tak menutup peluang membangun lintasan baru.
Indonesia membidik untuk menjadi
salah satu tuan rumah MotoGP di musim 2017 mendatang. Kans tersebut dianggap
besar terjadi setelah Dorna selaku penyelenggara MotoGP sudah datang ke
Indonesia melakukan pembicaraan dengan beberapa pihak.
"Memang itu yang sudah
diusulkan oleh mereka untuk renovasi itu (Sentul). Tapi kan kita masih lihat
lagi seperti apa," kata Imam kepada detikSport, di Bandung, Kamis
(10/9/2015).
"Karena untuk membuat sirkuit
baru juga sangat memungkinkan. Banyak sirkuit justru lebih bagus biar semakin
banyak masyarakat menyelenggarakan balapan motor dan sebagainya," lanjutnya.
Dilanjutkan Imam, saat ini pihaknya
masih menghitung-hitung modal yang harus dikeluarkan jika harus merenovasi atau
membuat sirkuit baru.
"Ya kita lihat berapa modal
yang perlu disiapkan untuk renovasi, atau sebaliknya berapa modal yang
diperlukan untuk membuat sirkuit baru. Selagi itu lebih efisien, yang ada maka
kita bisa renovasi. Yang penting memenuhi standar yang diberikan oleh
penyelenggara," ungkapnya.
Tak hanya itu,
pihaknya saat ini juga tengah memastikan hak kepemilikikan sirkuit Sentul.
Terlebih sirkuit itu bukan milik negara.
"Makanya
itu yang sedang kita lihat. Nanti saat membangun kan kita libatkan hukum untuk
melihatnya. Yang penting idenya dulu. Bahwa seperti apa mau bangun, kita pasti
ikut aturan."
"Ada
aturan. Kalau ada soal hukum nanti bereskan pakai hukum. Tapi yang penting
aturannya jelas," pungkasnya. (DetikSport/Jat)
