![]() |
| Gunungan sampah dan lumpur di jalan TB Simatupang |
Jakarta, Metrolima.com - Tidak adanya
kepastian zonasi kerja antara Sudin Tata Air dengan PPSU di Jaksel, mengakibatkan
saling lempar pekerjaan, sehingga sejumlah wilayah terlihat kotor.
Seperti di Jalan TB
Simatupang, Kelurahan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, nampak lumpur dan sampah
menggunung karena tidak diangkut.
![]() |
| Gunungan sampah dan lumpur di jalan TB Simatupang |
Seorang petugas PPSU
kepada Metrolima.com mengatakan, lumpur dan sampah terus ditumpuk karena belum
diangkat pihak Sudin Tata Air.
Sementara
itu, Kepala Seksi Sapras Kel. Tanjung Barat Toha mengakui, pihaknya kesulitan
untuk mengakut lumpur dan sampah tersebut.
“Petugas PPSU kami sudah
membersihkan lumpur dan sampah yang berada di saluran air, namun dari pihak
Sudin Tata Air belum mengirim petugas, untuk mengangkut tumpukan sampah dan
lumpur ini,” katanya.
![]() |
| Tumpukan karung lumpur di jalan TB Simatupang |
Untuk
itu, kata Toha, pihaknya sudah meminta Seksi Tata Air Kecamatan Jagakarsa ikut membantu pengangkutan timbunan sampah dan
lumpur tersebut.
“Jika
tidak segera diangkut, warga akan protes ke kami,” kata Toha.
Anto (43) warga Tanjung
Barat merasa resah dengan timbunan lumpur dan sampah yang belum diangkut.
“Sudah dua minggu tumpukan sampah dan lumpur yang bau itu belum juga diangkut,”
katanya dengan kesal.(Gun)


