Headlines News :
Home » » Presiden Jokowi Minta Menag Bantu Jemaah Haji Korban Crane, Pemerintah Arab tak izinkan tinjau Kecelakaan Masjidil Haram

Presiden Jokowi Minta Menag Bantu Jemaah Haji Korban Crane, Pemerintah Arab tak izinkan tinjau Kecelakaan Masjidil Haram

Konferensi Pers Presiden terkait kecelakaan crane di Mekkah
Dunia, Metrolima.com - Presiden Joko Widodo sampaikan duka mendalam kepada seluruh korban jatuhnya crane di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Untuk itu Jokowi meminta agar kabar terkini dari para korban yang merupakan WNI terus diperbarui dan memerintahkan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin untuk menangani dan memberikan bantuan optimal bagi jamaah haji asal Indonesia yang menjadi korban crane yang tumbang di kompleks Masjidil Haram. Data terakhir menyebut, jemaah haji Indonesia yang tewas berjumlah dua orang dan tiga puluhan jemaah lainnya luka-luka.

"Saya sudah meminta Amirul Haj (menteri agama RI-red) dan KJRI di Jeddah untuk beri bantuan seoptimal mungkin (bagi para korban-red)," kata Presiden dalam keterangan pers di Istana Raja Faisal, Jeddah, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Jakarta, Demikian dikutip Antara.

Presiden mengatakan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi untuk memenuhi undangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.
Crane yang jatuh menimpa jemaah haji

"Pada saat itu saya memperoleh informasi adanya musibah badai angin kencang dan hujan di Mekkah, termasuk di Masjidil Haram dan pemondokan haji pada pukul 17.30 WIB," kata Presiden.

Ditambahkannya, badai itu mengakibatkan sebuah crane untuk perluasan Masjidil Haram patah dan runtuh. Akibatnya, jemaah haji yang sedang melakukan tawaf tertimpa, termasuk beberapa jemaah asal Indonesia.

Ditambahkan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, yang mendampingi kunjungan Presiden di Arab Saudi, mengatakan sebetulnya Jokowi ingin menjenguk korban asal Indonesia yang dirawat di Makkah. Namun hal tersebut sulit dilakukan terkait masalah pengamanan tamu negara.

"Ketika mendapat kabar itu, Presiden sebenarnya ingin langsung menengok korban di An-nur atas berbagai pertimbangan masalah sekuriti dari pemerintah Saudi Arabia, tidak bisa menjenguk dan perlu koordinasi yang panjang, jalan menuju Masjidil Haram macet, Presiden minta Amirul Haj dan Ibu Menlu memantau korban dan negara akan memberikan santunan pada korban," kata Pramono. (Detik/Rama/Jat)
Share this article :

<<< Mari Bergabung Bersama Kami >>>

*** Telah Terbit Edisi 146 Tahun Ke-10 ***

*** Telah Terbit Edisi 146 Tahun Ke-10 ***
DAPATKAN SECARA BERLANGGANAN : Tabloid Dwi-mingguan : MEDIA CETAK DAN ONLINE : Berita Lengkap, Isi dan Tampilan Baru : Wisata, Kuliner, Info Kesehatan dan Kecantikan, Keluarga, Kisah Nyata, Misteri, Zodiak, Selebrita Dll.

BERITA POPULAR

 
Copyright © 2015. tabloidmetrolima - All Rights Reserved