![]() |
| SMPN 16 Depok Karwis ke Jogyakarta |
Depok, tabloidmetrolima.com - Guna
meningkatkan mutu pendidikan, banyak
ragam kegiatan yang dilakukan oleh
para guru dalam mencapai suatu sistim
pengajaran yang efektif, sehingga
output yang diharapkan dapat menghasilkan
siswa yang berkualitas. Memperoleh hasil pendidikanpun
bisa dapat dari segenap
aspek pembelajaran, salah satunya
melalui pengamatan secara langsung seperti
kegiatan Karyawisata.
Diantara ciri
lulusan
siswa yang berkualitas adalah siswa yang memiliki pengetahuan dan wawasan keilmuan lainnya,
menurut tingkat daya yang dimiliki siswa sesuai
dengan Maturation phsicology, adapun tujuan karyawisata (Karwis)
diharapkan akan tumbuh rasa kebanggaan, cinta
tanah air dan budaya sehingga membangkitkan
minat para siswa untuk mempromosikan objek sejarah kepada masyarakat.
Hal tersebut yang mendasari jajaran pimpinan dan guru SMPN 16
kota Depok untuk menyelenggarakan kegiatan karyawisata, adapun pilihan
tujuan kegiatan karyawisata ini yaitu objek wisata Daerah
Istimewa Jogjakarta, Mengingat Jogyakarta adalah pusat pendidikan, seni, budaya
dan wisata di Indonesia.
Rahmat Spd Kepala Sekolah SMPN
16 Depok saat ditemui dilokasi kunjungan wisata pada
Metro Lima News mengatakan, Kegiatan
Karwis ini di ikuti oleh siswa-siswi kelas 8, yaitu kelas 8,1 sampai kelas 8,8
dengan jumlah 330 siswa dengan dipandu
oleh para guru pembimbing dan pendamping dari wali kelas masing-masing, yaitu Rustam
Ependi wali kelas 8.1, Aswani
wali kelas 8.2, Dadan Kamaludin wali kelas
8,3, Siti Fatimah wali kelas
8,4, Ria hapitasari wali kelas 8.5, Asep Sapa’at wali kelas 8.6, Tanzyadoli
Silaban wali kelas 8.7, Hamsin Indah F wali kelas
8.8, serta beberapa guru pembimbing
yaitu Nasto,
Rustam Efendi, Margini, Taty
Maryati.
Adapun tujuan
kunjungan diantaranya ke Borobudur, Katep
Pass, Keraton Jogjakarta, Taman pintar, sekolah kejuruan
SMSR Jogjakarta, dan Malioboro,”
nantinya para siswa setelah kembali dari kunjungan Karwis ini, dapat tumbuh
rasa kebanggaan cinta tanah air
dan budaya, sehingga
dapat membangkitkan minat mereka mempromosikan objek wisata dan sejarah
kepada teman dan masyarakat,” jelas Rahmat
didampingi wakil kepala sekolah Rahmat Jatmika S.pd serta Ketua Panitia Kurnia
Saputra S,pd serta para guru pembimbing
lainnya. (Rudi H)
