![]() |
| ilustrasi pelatihan Media Watch |
Jakarta,
tabloidmetrolima.com
- Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Selatan bekerjasama
dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jakarta melakukan kegiatan Pelatihan Media Watch kepada para kepala sekolah SMK Negeri dan swasta.
Kegiatan yang mengambil thema Membuka Wawasan Jurnalistik berlangsung di
Aula Sekolah SMKN 6, Kebayoran Baru, Kamis (14/1).
Kepala Seksi
(Kasie) SMK Sudin Pendidikan 2 Jaksel, Mumin, berharap kegiatan ini membekali
para kepala sekolah mengingat banyak wartawan yang meminta informasi yang tidak
pas. Kendati sudah diberikan, mereka tidak cukup dengan data yang sudah
diberikan,” katanya.
Dengan sikap
wartawan yang seperti itu, kata Mumin, pihaknya harus bagaimana mensikapi
cara-cara yang digunakan wartawan seperti itu. Pihaknya berharap, mudah-mudahan
para kepala sekolah di Jakarta Selatan yang sudah diprogramkan dan dijalankan
dengan baik.
![]() |
| Berman Nainggolan |
Ketua Bidang
Perkotaan PWI Provinsi Jakarta Berman Nainggolan, mengatakan, Kegiatan sudah
dua kali dilakukan dalam upaya memberikan dan membuka wawasan jurnalistik kepada
kepala sekolah dan guru di Jakarta Selatan. “ Banyak laporan adanya wartawan
yang tidak bertanggungjawab. Kegiatan ini agar para kepala sekolah dan guru
dapat lebih berani dalam menyikapi tugas wartawan,” katanya.
Ketua Dewan
Kehormatan PWI Jakarta Kamsul Hasan, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan, kalangan pendidikan bisa
memantau Pers dan Penyiaran. Dia juga mengingatkan kepada seluruh peserta
sebagai bagian dari masyarakat dapat melakukan pemantauan terhadap
pers.
Bahkan,
tambahnya, para pendidik dapat melaporkan setiap pelanggaran yang dilakukan media, baik itu cetak maupun elektronik, atau online
ke Dewan Pers. Pelaporannya yakni pelanggaran hukum, dan kekeliruan teknis pemberitaan yang dilakukan Pers.
“ Peran serta masyarakat ini merupakan
amanat Pasal 17 UU No.40/1999 tentang Pers,” ujarnya. (ruf/geng)

