![]() |
| ilustrasi beruk pengganggu wanita |
Ragam, Metrolima.com - Warga Desa Pulau Makmur, Kabupaten
Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak sepekan terakhir memburu seekor beruk atau
kera besar berekor pendek karena sering mengganggu para wanita di wilayah itu.
Warga Desa Pulau Makmur, Kecamatan Ipuh, Rita di Mukomuko, Minggu mengatakan,
beruk biasanya digunakan untuk memetik buah kelapa.
Namun saat ini warga memburu beruk
karena sering mengganggu ibu-ibu dan gadis di desa ini.
"Kebiasaan buruk beruk itu
mengejar ibu-ibu dan anak gadis. Kami di sini menyebutkan beruk 'kanji',"
ujar Rita seperti dikutip dari Antara, Senin (12/10).
Ia mengatakan, warga di wilayah ini
melibatkan aparat kepolisian sektor setempat dan TNI untuk memburu beruk
tersebut. Sampai sekarang, katanya, beruk tersebut belum tertangkap. Namun
sejak diburu beruk tersebut tidak terlihat lagi di wilayah itu.
Ia mengatakan, beruk itu milik salah
satu warga di wilayah itu. Beruk itu digunakan untuk memanjat pohon dan memetik
buah kelapa. Tetapi sekarang beruk itu lepas.
Sejak beruk itu lepas, katanya,
setiap ibu-ibu dan gadis sedang berjalan sendiri dikejarnya.
"Sudah banyak laporan dari
warga yang merasa terganggu dengan keberadaan beruk yang berkeliaran bebas di
wilayah ini," ujarnya.(mrdk/her/hhw/jat)
