![]() |
Juru
Bicara Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul
|
Jakarta, Metrolima.com - Fraksi Demokrat belum berpendapat
mengenai wacana kocok ulang Pimpinan DPR. Wacana itu dilakukan dengan melakukan
revisi UU MD3.
Juru Bicara Fraksi Demokrat Ruhut
Sitompul menuturkan pihaknya tetap menyatakan netral sebagai partai
penyeimbang. Meskipun, ia tidak memungkiri adanya wacana yang berkembang
mengenai revisi UU tersebut.
"Kocok ulang apapun, paling
jelek kami ini partai no empat. Pimpinan DPR ada lima orang, sekarang ini lucu
yang jadi pimpinan partai nomor enam atau tujuh, kan lucu," kata Ruhut di
Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/9/2015).
Menurut Ruhut, apapun aturan dalam
UU MD3 jika direvisi, Partai Demokrat tetap memiliki wakil di Pimpinan DPR.
"Kami tetap empat besar, logikanya gitu," ujarnya.
Anggota Komisi III DPR itu menilai
partai pemenang pemilihan legislatif seharusnya menjadi Ketua DPR. Hal itu
dirasakan Demokrat saat menjadi pemenang pemilu pada periode 2009-2014. Dimana
Demokrat menempatkan Marzuki Alie sebagai Ketua DPR.
"Ya seperti dulu kami, meski
aku dulu gimana sama Marzuki Alie tapi kami pemenang, Marzukilah yang mewakili
kami. Kan begitu," katanya.(Tribuns/Heru/Ferdi/Jat)
