![]() |
| ilustrasi Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban |
Jakarta, Metrolima.com - Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta
Selatan akan melakukan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah tempat penampungan.
Sebanyak 100 petugas pemeriksa hewan kurban akan disebar di 10 kecamatan.
" Mulai tanggal 9 hingga 23
September kami mulai melakukan pemeriksaan. Diperkirakan pedagang hewan kurban
sudah ramai"
"Mulai tanggal 9 hingga 23
September kami mulai melakukan pemeriksaan. Diperkirakan pedagang hewan kurban
sudah ramai," ujar Sri Hartati, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta
Selatan, Senin (7/9).
Menurut Sri, akan ada tim khusus
yang dibentuk untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di 10 kecamatan di
Jakarta Selatan. Tim terdiri dari pegawai kecamatan, penyuluh, serta didampingi
oleh dokter hewan.
"Ada sekitar 100 petugas yang
kita sebar di 10 kecamatan. Masing-masing kecamatan akan didampingi satu orang
dokter hewan," tuturnya.
Sri mengatakan, pemeriksaan akan
dilakukan terhadap kesehatan hewan yang dijual. Sebab jika ada daging hewan
kurban sakit yang dikonsumsi masyarakat, bisa membahayakan kesehatan.
"Jika ditemukan hewan yang
sakit akan kami beri tanda silang di tubuhnya. Kalau sakit ringan kita berikan
obat, tapi kalau cukup berat diminta mengembalikan ke daerah asal,"
ucapnya.
Sebagai langkah sosialisasi, lanjut
Sri, pihak Sudin KPKP Jakarta selatan akan memasang spanduk di sejumlah tempat
penampungan yang berisi. Spanduk tersebut berisi himbauan kepada masyarakat
untuk membeli hewan kurban yang telah di periksa kesehatannya.
"Kami juga memasang
stiker di tempat penampungan yang telah diperiksa kesehatannya," tandasnya.(Bj/Rudi/Rio/Jat)
