Bareskrim Periksa Relawan Terkait Relawan Fiktif Program Menabung 100jt Pohon Pertamina Foundation,

Jakarta, Metrolima.com - ‎Belasan relawan gerakan menanam 100 juta pohon dari program CSR Pertamina Foundation diperiksa Bareskrim Polri. Mereka diperiksa lantaran diduga banyak relawan fiktif dalam kasus ini.

Gedung Pertamina Foundation

"‎Masih running, kami sedang periksa sukarelawannya. Saat ini yang sudah diperiksa ada 16 orang," kata Kasubdit Money Laundring Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Golkar Pangarso, Rabu (9/9/2015) di Mabes Polri.

Dijelaskan Golkar pemeriksaan sukarelawan dilakukan secara acak namun mewakili dari seluruh Indonesia. Data-data para sukarelawan itu didapatkan dari hasil penggeledahan di kantor Pertamina Foundation beberapa waktu lalu.

"Sukarelawan dari seluruh Indonesia dong, berdasarkan proyek-proyek dimana dilakukan penanaman 100 juta pohon. Salah satunya yang dari Bandung, Jawa Barat," ungkap Golkar.

Golkar menambahkan selain memeriksa sukarelawan, nantinya penyidik juga akan on the spot datang ke lokasi penanaman untuk meninjau secara langsung.

Untuk diketahui, dugaan adanya relawan fiktir bermula dari ‎ penyidik Direktorat II Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri yang menemukan sejumlah bukti berupa dokumen dalam penggeledahan di kantor Pertamina Foundation, termasuk dari ruang kerja yang pernah ditempati Nina Nurlina Pramono selaku Direktur Eksekutif Pertamina Foundation pada 2011-2014.

Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi program CSR Pertamina Foundation, "Menabung 100 Juta Pohon" pada 2012-2014.‎

Direktur II Bareskrim Polri kalau itu, Brigjen Pol Victor E Simanjuntak mengakui anak buahnya menemukan sejumlah barang bukti dokumen yang dicari terkait penyidikan kasus tersebut, di antaranya dokumen pihak relawan yang terlibat kerjasama program senilai lebih Rp250 miliar ini.(Tribun/Heru/Jat)