Jakarta, Metrolima.com - Seluruh Unit Kerja Perangkat
Daerah (UKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat
diminta untuk memaksimalkan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)
2015. Sebab, penyerapan anggaran Pemkot Jakarta Barat hingga saat ini dinilai
masih relatif rendah.
![]() |
| Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi |
"Anggaran yang terpakai saat
ini masih sekitar 27 persen, mungkin itu baru anggaran rutin saja, seperti gaji
dan lain-lain. Belum anggaran yang benar-benar diajukan masing masing
instansi," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi, saat kegiatan
pendampingan bagi SKPD/UKPD dalam rangka percepatan penyerapan APBD tahun 2015,
di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Selasa (8/9).
Menurut Anas, Gubernur DKI Jakarta,
Basuki Tjahaja Purnama telah meminta para pimpinan wilayah untuk memaksimalkan
anggaran. Permintaan tersebut disampaikan pada saat rapat pimpinan di
Balaikota.
Anas menduga, penyerapan anggaran
yang rendah disebabkan para pimpinan UKPD takut jika nanti terjadi masalah
hukum. “Tapi, ada juga pejabat yang tidak peduli alias masa bodoh terhadap
rendahnya penyerapan anggaran,” tuturnya.
Anas meminta para pimpinan UKPD
terus memacu penyerapan anggaran semaksimal mungkin dengan mematuhi aturan
hukum yang berlaku. “Bagi pejabat yang bersikap tidak peduli, kita ganti atau
copot jabatannya,” tegasnya.
Ditambahkan Anas, Kepala Kejaksaan
Negeri Jakarta Barat yang hadir dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat
memberikan pendampingan dalam hal penggunaan anggaran.
"Kita tahu bahwa belum lama ini
kita sudah membuat MoU (kerja sama) tentang bantuan hukum atau pengacara
negara," tandasnya.(Bj/Folmer/Lopi/Jat)
